Seven months

Udah lama ga nulis blog. *padahal emang jarang update juga*

Ga kerasa udah 7 bulan lebih gw menjadi seorang karyawati di sebuah perusahaan swasta.
7 bulan terasa cepat sekali buat gw, dan itu berarti juga kalau gw udah 7 bln juga menjadi karyawati dan mahasiswi di malam harinya.

Semua itu membuat jam tidur gw berubah, yang biasanya gw jam 22.30 sudah bisa memeluk guling dengan nyamannya, sekarang malah kadang jam segitu gw baru nyampe rumah. Belum lagi dengan tugas-tugas kuliah yang mau ga mau harus diselesaikan malam itu juga sehingga jam tidur gw semakin molor. Dan pastinya esokan harinya jam 5 pagi gw udah harus bangun lagi buat siap-siap ke kantor.

Tapi jujur kerja itu menyenangkan karena bisa nambah temen. Apalagi di kantor itu temennya dari segala umur, dari bapak-bapak, om-om, ibu-ibu, tante-tante dan kakak-kakak. Kebetulan gw yang paling muda dikantor. Awalnya butuh adaptasi banget, karena biasanya gw lebih sering berhubungan dengan teman-teman sebaya. Udah gitu gw dapet job desc yang mengharuskan gw untuk berhubungan dengan seluruh orang-orang dengan berbagai macam sifat.

Saat yang paling tidak menyenangkan adalah pada awal-awal bulan, karena setiap tanggal 5 merupakan saat closing untuk pph23, pph21 dan pph pasal 4 ayat 2. Dimana gw harus mengejar semua supplier-supplier untuk segera mengirimkan tagihan mereka. Dan tentunya saat-saat closing GL, biasanya sekitar tanggal 12 sampai 15. Yaitu gw harus merampungkan semua jurnal-jurnal yang transaksinya terjadi di bulan tersebur. Belum lagi kalo dokumen-dokumennya kurang lengkap, nyocokin ke budget, adjust budget.

Sekarang gw udah mulai betah dengan lingkungan kantor gw. Beruntung gw punya rekan-rekan kerja yang baik-baik. Saling bantu antara satu sama lain.


ibu rose, mbak dita, me



ini lagi stock take di bekasi mbak farah, pak yacub, me



mbak farah, mbak chusnul, mbak dita, me



lagi makan siang bareng di bakmi GM pasar festival

Ciri-ciri cowok lagi bokek..

Nemu ginian di notes temen..
Lucu juga buat diposting..

10 Ciri-ciri cowok kalo lagi bokek:

1. Stay at home
Tiba-tiba cowok betah di rumah. Daripada mereka harus keluar rumah saat
tak berduit, lebih baik si cowok menghabiskan waktu untuk tidur dan
bersantai di rumah. Bebas biaya.

2. Kencan hemat
Menonton DVD di rumah bisa menjadi pilihannya untuk kencan. Hanya
perlu menyiapkan beberapa keping DVD dan makanan kecil. Simpel dan
praktis.

3. Makan murmer (murah meriah)
Kalo biasanya cowok sering memanjakan ceweknya dengan mengajak makan di
resto-resto mewah, kali ini ke resto murah meriah. Kalo mau, si cewek
bisa gantian mentraktirnya. Wah, bisa membuat si cowok tambah sayang nih
;)

4. Langsung pulang
Habis menjemput ceweknya dari kantor langsung mengajak pulang. Padahal
biasanya cowok selalu cari-cari cara untuk berduaan. "Sebenarnya sih aku
masih pengen sama-sama. Tapi badan rasanya agak capek nih. Enggak papa
kan ya kalau kita langsung pulang aja." Hmmm...

5. No kado
Biasanya cowok tak pernah absen memberi hadiah di hari ulang tahun ceweknya
atau hari-hari istimewa lainnya. Tapi kali ini si cowok hanya memberikan
ucapan selamat tanpa hadiah. Alasannya, "Aku belum nemu hadiah yang
pas buat kamu. Sabar ya...."

6. Menghindari mall
Si cowok kelihatan tidak tenang atau menghindari ajakan ke mall. Ia
mungkin takut bila si cewek menodongnya untuk membelikan sesuatu ;-).

7. Kencan tak biasa
Tak seperti biasanya, cowok mengajak anda mengunjungi tempat-tempat
wisata seperti museum atau kebun binatang sebagai pilihan tempat
kencan, kantong aman, pacaran lancar ;)

8. Hanya menemani
"Maaf, aku sudah makan, aku temani kamu saja ya?" Itulah jawabannya
ketika cowok mengajak ceweknya makan di luar. Dengan kata "menemani: berarti
tak ada keharusan baginya untuk membayar.

9. SMS only
Kalau biasanya si cowok rajin menelepon, kali ini yang akan
dilakukannya adalah menyapa ceweknya melalui SMS. Lebih murah pastinya.

10. Mobil ngadat
Tanpa ditanya, si cowok bercerita soal mobilnya yang "bermasalah" .
"Bisa jalan sih, tapi kok ada bunyi-bunyi enggak jelas di mesinnya.
Takutnya kenapa-napa di jalan nih," begitulah alasannya. Masalah sebenarnya
mungkin si cowok cuma sedang berhemat bensin lantaran bokek

Masak - masak

Hari minggu ini ga ada acara. Mo hang out bareng temen tapi ujan mulu, jadi males keluar. Pengen baca buku, tapi blom ada moodnya (Padahal ada 3 novel yang belom gw baca dari semenjak dibeli). Mo berselancar di dunia maya, laptop mau dipake ma kakak gw yang cewe. Akhirnya keluar lah ide untuk nyoba resep dari hasil browshingan gw kemaren. Setelah mengobrak-abrik kulkas, ternyata nemu juga beberapa bahan yang gw butuhin. Sisanya yang ga ada nyari ditukang sayur yang lewat depan rumah.

Ini masakan pertama gw..

Sup makaroni jagung



Sup ini enak juga loh, kakak-kakak gw pada suka. Seneng deh, kalo hasil karya diri sendiri ternyata disukai orang lain. Kata kakak gw yang cewe bumbunya pas, udah gitu jagungnya manis. Kakak gw yang satu ini memang suka sekali dengan sayuran, tapi dia bukan vegetarian.

Ini bahan - bahan yang dibutuhkan:
1. Wortel Segar, di potong menyerong
2. Kentang, di potong kotak-kotak
3. Jagung manis, disuir
4. Makaroni, direbus hingga mengembang
5. Daun bawang dan daun seledri, di potong
6. Bakso, dibelah-belah
7. Bawang goreng

Untuk bumbu dan cara masaknya:
1. Bawang merah, bawang putih, lada dihaluskan bersamaan dengan garam.
2. Panaskan margarin, lalu tumis bumbu yang sudah dihaluskan.
3. Masukan tumisan bumbu kedalam air rebusan, setelah mendidih masukan sayuran-sayuran tersebut.
4. Setelah sayuran layu, masukan bakso dan makaroni.
5. Kalo udah hampir matang, baru masukan daun bawang dan daun seledri.
6. Hidangkan dengan ditaburan bawang goreng.


Setelah selesai memasak sup makaroni jagung, langsung nyoba resep yang kedua. Yaitu dadar tempe.
Ini dia hasilnya.



Sempet rada susah waktu mo ngebalik nih dadar dari penggorengan. Akhirnya minta bantuan mama untuk membaliknya. Untuk masakan yang ini, kata kakak gw yang cowo garamnya kurang. Tapi tetep enak kok (menghibur diri sendiri).

Bahan yang dibutuhkan
1. 150 gr tempe, haluskan
2. 3 butir telur
3. Garam dan merica bubuk secukupnya
4. Minyak goreng
5. Margarin
6. 3 butir bawang merah, diiris
7. 2 siung bawang putih, diiris
8. 2 buah cabai merah, diiris
9. 1 butir bawang bombai, dicincang

Cara Membuat :
1. Kocok telur, tambahkan garam dan merica bubuk. Masukkan bawang bombai, aduk sampe rata.
2. Panaskan margarin, tumis bawang merah, bawang putih, cabai merah, dan tempe hingga layu, angkat, lalu masukkan ke dalam adonan telur.
3. Panaskan minyak goreng, tuangkan adonan telur, buat dadar, masak sampe matang.


Oh iya, ada lagi menu tambahan untuk makan siang dari mama. Ini hasil karya mama sih bukan gw. Hehe.

Ikan Bandeng Balado



Ikan ini enak sekali, karena sambelnya ga terlalu pedas. Gw termasuk yang ga suka pedas. Temen-temen kantor sering bilang gw padang palsu, karena ga suka pedas n katanya mukanya ga ada padang-padangnya. Padahal bener-bener asli loh, mama n papa dari sana. Cuma dari lahir sampe umur segini tinggal di jakarta eh bekasi lebih tepatnya.


Gulai kacang panjang dan tahu.



Gulai ini ga terlalu berkuah karena emang sengaja dibuat kering sama mama.


Abis selesai memasak, makan barengan deh kita sekeluarga lengkap. Kebetulan kakak gw yang cewe lagi nginep disini.
Terus kakak gw sempet bilang gini, "enak ya lo da bisa masak". Jadi tersipu-sipu malu deh dibilang masak.
Tapi bener juga sih, jadi cewe itu kita harus bisa masak. Ga perlu bisa masak yang ribet-ribet kaya rendang, gulai ato yang lainnya. Masakan-masakan sederhana juga enak juga loh, asalkan bumbunya pas.
Jadi semangat untuk belajar masak!!