Nemu ginian di notes temen..
Lucu juga buat diposting..
10 Ciri-ciri cowok kalo lagi bokek:
1. Stay at home
Tiba-tiba cowok betah di rumah. Daripada mereka harus keluar rumah saat
tak berduit, lebih baik si cowok menghabiskan waktu untuk tidur dan
bersantai di rumah. Bebas biaya.
2. Kencan hemat
Menonton DVD di rumah bisa menjadi pilihannya untuk kencan. Hanya
perlu menyiapkan beberapa keping DVD dan makanan kecil. Simpel dan
praktis.
3. Makan murmer (murah meriah)
Kalo biasanya cowok sering memanjakan ceweknya dengan mengajak makan di
resto-resto mewah, kali ini ke resto murah meriah. Kalo mau, si cewek
bisa gantian mentraktirnya. Wah, bisa membuat si cowok tambah sayang nih
;)
4. Langsung pulang
Habis menjemput ceweknya dari kantor langsung mengajak pulang. Padahal
biasanya cowok selalu cari-cari cara untuk berduaan. "Sebenarnya sih aku
masih pengen sama-sama. Tapi badan rasanya agak capek nih. Enggak papa
kan ya kalau kita langsung pulang aja." Hmmm...
5. No kado
Biasanya cowok tak pernah absen memberi hadiah di hari ulang tahun ceweknya
atau hari-hari istimewa lainnya. Tapi kali ini si cowok hanya memberikan
ucapan selamat tanpa hadiah. Alasannya, "Aku belum nemu hadiah yang
pas buat kamu. Sabar ya...."
6. Menghindari mall
Si cowok kelihatan tidak tenang atau menghindari ajakan ke mall. Ia
mungkin takut bila si cewek menodongnya untuk membelikan sesuatu ;-).
7. Kencan tak biasa
Tak seperti biasanya, cowok mengajak anda mengunjungi tempat-tempat
wisata seperti museum atau kebun binatang sebagai pilihan tempat
kencan, kantong aman, pacaran lancar ;)
8. Hanya menemani
"Maaf, aku sudah makan, aku temani kamu saja ya?" Itulah jawabannya
ketika cowok mengajak ceweknya makan di luar. Dengan kata "menemani: berarti
tak ada keharusan baginya untuk membayar.
9. SMS only
Kalau biasanya si cowok rajin menelepon, kali ini yang akan
dilakukannya adalah menyapa ceweknya melalui SMS. Lebih murah pastinya.
10. Mobil ngadat
Tanpa ditanya, si cowok bercerita soal mobilnya yang "bermasalah" .
"Bisa jalan sih, tapi kok ada bunyi-bunyi enggak jelas di mesinnya.
Takutnya kenapa-napa di jalan nih," begitulah alasannya. Masalah sebenarnya
mungkin si cowok cuma sedang berhemat bensin lantaran bokek
Ciri-ciri cowok lagi bokek..
Liliyana Hilda | 14:44 | bokek, cowok, pacar | 2 comments
Masak - masak
Liliyana Hilda | 16:02 | dadar tempe, masak, sup makaroni jagung | 3 comments
Hari minggu ini ga ada acara. Mo hang out bareng temen tapi ujan mulu, jadi males keluar. Pengen baca buku, tapi blom ada moodnya (Padahal ada 3 novel yang belom gw baca dari semenjak dibeli). Mo berselancar di dunia maya, laptop mau dipake ma kakak gw yang cewe. Akhirnya keluar lah ide untuk nyoba resep dari hasil browshingan gw kemaren. Setelah mengobrak-abrik kulkas, ternyata nemu juga beberapa bahan yang gw butuhin. Sisanya yang ga ada nyari ditukang sayur yang lewat depan rumah.
Ini masakan pertama gw..
Sup makaroni jagung
Sup ini enak juga loh, kakak-kakak gw pada suka. Seneng deh, kalo hasil karya diri sendiri ternyata disukai orang lain. Kata kakak gw yang cewe bumbunya pas, udah gitu jagungnya manis. Kakak gw yang satu ini memang suka sekali dengan sayuran, tapi dia bukan vegetarian.
Ini bahan - bahan yang dibutuhkan:
1. Wortel Segar, di potong menyerong
2. Kentang, di potong kotak-kotak
3. Jagung manis, disuir
4. Makaroni, direbus hingga mengembang
5. Daun bawang dan daun seledri, di potong
6. Bakso, dibelah-belah
7. Bawang goreng
Untuk bumbu dan cara masaknya:
1. Bawang merah, bawang putih, lada dihaluskan bersamaan dengan garam.
2. Panaskan margarin, lalu tumis bumbu yang sudah dihaluskan.
3. Masukan tumisan bumbu kedalam air rebusan, setelah mendidih masukan sayuran-sayuran tersebut.
4. Setelah sayuran layu, masukan bakso dan makaroni.
5. Kalo udah hampir matang, baru masukan daun bawang dan daun seledri.
6. Hidangkan dengan ditaburan bawang goreng.
Setelah selesai memasak sup makaroni jagung, langsung nyoba resep yang kedua. Yaitu dadar tempe.
Ini dia hasilnya.
Sempet rada susah waktu mo ngebalik nih dadar dari penggorengan. Akhirnya minta bantuan mama untuk membaliknya. Untuk masakan yang ini, kata kakak gw yang cowo garamnya kurang. Tapi tetep enak kok (menghibur diri sendiri).
Bahan yang dibutuhkan
1. 150 gr tempe, haluskan
2. 3 butir telur
3. Garam dan merica bubuk secukupnya
4. Minyak goreng
5. Margarin
6. 3 butir bawang merah, diiris
7. 2 siung bawang putih, diiris
8. 2 buah cabai merah, diiris
9. 1 butir bawang bombai, dicincang
Cara Membuat :
1. Kocok telur, tambahkan garam dan merica bubuk. Masukkan bawang bombai, aduk sampe rata.
2. Panaskan margarin, tumis bawang merah, bawang putih, cabai merah, dan tempe hingga layu, angkat, lalu masukkan ke dalam adonan telur.
3. Panaskan minyak goreng, tuangkan adonan telur, buat dadar, masak sampe matang.
Oh iya, ada lagi menu tambahan untuk makan siang dari mama. Ini hasil karya mama sih bukan gw. Hehe.
Ikan Bandeng Balado
Ikan ini enak sekali, karena sambelnya ga terlalu pedas. Gw termasuk yang ga suka pedas. Temen-temen kantor sering bilang gw padang palsu, karena ga suka pedas n katanya mukanya ga ada padang-padangnya. Padahal bener-bener asli loh, mama n papa dari sana. Cuma dari lahir sampe umur segini tinggal di jakarta eh bekasi lebih tepatnya.
Gulai kacang panjang dan tahu.
Gulai ini ga terlalu berkuah karena emang sengaja dibuat kering sama mama.
Abis selesai memasak, makan barengan deh kita sekeluarga lengkap. Kebetulan kakak gw yang cewe lagi nginep disini.
Terus kakak gw sempet bilang gini, "enak ya lo da bisa masak". Jadi tersipu-sipu malu deh dibilang masak.
Tapi bener juga sih, jadi cewe itu kita harus bisa masak. Ga perlu bisa masak yang ribet-ribet kaya rendang, gulai ato yang lainnya. Masakan-masakan sederhana juga enak juga loh, asalkan bumbunya pas.
Jadi semangat untuk belajar masak!!
Budget Planning
Liliyana Hilda | 08:53 | budget planning, sale, shopaholic | 3 comments
Gw merasakan betapa borosnya diri gw. Seringkali gw merasakan masa-masa sulit ditanggal 18 menuju 25. Semua itu akibat ketidakpintaran gw dalam mengurus keuangan pribadi. Biasanya setelah terima gaji, gw suka ga mikir-mikir dulu kalo mo beli sesuatu. Kalo saat itu gw merasa suka itu barang, ya langsung aja gw ambil itu barang dan bawa ke kasir untuk membayarnya. Temen gw pernah bilang "semenjak kerja gw jadi boros hil. Mungkin karena gw merasakan duit yang gw punya sekarang itu adalah duit gw sendiri, ya makanya suka ga kekontrol dan ga sungkan buat beli sesuatu. Beda kalo gw masih minta ma ortu, yang kadang suka ga enak buat minta-minta mulu". Bener juga yang dibilang temen gw itu, karena itu duit kita sendiri dan ga ada yang ngelarang juga buat mo diapain tuh duit.
Sebagian besar cewe-cewe seumuran gw pasti seringkali menghabiskan uang dengan begitu cepatnya saat berada di mall, apalagi kalo ada tulisannya "SALE" langsung deh nyerbu buat milih-milih baju, sepatu, tas, aksesoris atau barang apapun yang bisa dibeli, begitu juga gw. Kadang suka merasa menyesal, setelah menghitung jumlah uang yang udah gw keluarkan. Mungkin itu bisa dinamakan shopaholic.
Shopaholic, yaitu berasal dari kata shop yang memiliki arti belanja dan aholic yang artinya suatu ketergantungan yang disadari atau tidak disadari. Atau shopaholic merupakan seseorang yang tidak mampu menahan keinginannya untuk berbelanja dan berbelanja sehingga menghabiskan begitu banyak waktu dan uang untuk berbelanja meskipun barang-barang yang dibelinya tidak selalu ia butuhkan.
Gw pernah baca artikel di majalah cleo indonesia tentang shopaholic's terminology,
1. Shopgasm. Perasaan puas yang umumnya dirasakan shopgasm setelah berhasil menemukan barang incaran.
2. Shopcrastinating. The act of shopping when you should be doing something more important.
3. Shopacrazy. Saat baru gajian atau terima uang, kita langsung kalap berbelanja di mall. Apapun yang menarik dimata langsung dibeli seakan uang yang kita miliki ga ada batasnya.
4. Shopblocking. Seseorang yang berpikir kalau bulan ini masih panjang dan sangat tidak lucu jika sudah kehabisan uang ditengah bulan.
Biar ga kebablasan dan mengakibatkan gigit jari ditengah bulan, apalagi jaman serba mahal sekarang ini, rasanya gaji kita tiap bulan itu ga akan pernah cukup. Makanya gw rasa budget planning perlu dibuat dan harus dipatuhi tentunya. Pos pertama tentukan dianggarkan buat kebutuhan-kebutuhan primer, kaya buat makan, kesehatan, dan biaya2 kelangsungan hidup lainnya. Pos kedua dianggarkan buat kewajiban-kewajiban, kaya buat ngasih ke orang tua, bayar arisan, internet & tv kabel, nabung. Nah pos ketiga baru buat kesenangan, kaya belanja kebutuhan fashion, hang out bareng temen, nonton, dan lain-lain.
Ya, semoga aja budget planning ini bisa diterapkan buat gw khususnya. Biar ga selalu merasa kehabisan uang di tengah-tengah bulan.
